Kisah Gundala Jadi Putra Petir

Kisah tradisional asli Indonesia ini sudah lama tidak terdengar. Pada jaman tahun 1990-an komik yang satu ini cukup terkenal dikalangan anak2x terutama pada sebuah taman bacaan di bilangan Utan Kayu Selatan yang sudah punah belasan tahun lalu pula seiring menurunnya minat baca ditempat tersebut. Sampai sekarangpun saya masih belum tahu (atau lupa) bagaimana sang Gundala bisa mendapatkan kesaktiannya. Setelah diteliti dan direnungkan selama beberapa malam akhirnya saya mendapatkan ilham mengenai pertanyaan saya tersebut. Dan inilah kisahnya.

Alkisah pada suatu hari di suatu negeri antah berantah berjalanlah seorang pemuda yang namanya Gundala. Sampai suatu waktu sampailah sang pemuda ditanah lapang yang ditumbuhi rerumputan yang terhampar luas. Pemuda yang satu ini tidak menemukan sesuatupun didaerah tersebut selain dirinya dan rerumputan dan juga penghuni ekosistem padang rumput lainnya. Akhirnya Gundala melanjutkan perjalanannya untuk menyebrang padang rumput tersebut. Akan tetapi dia tidak menyadari suatu gejala alam yang terjadi saat itu.

Pada saat itu permukaan bumi menerima energi yang diradiasikan matahari sehingga memanaskan udara diatasnya. Udara panas tersebut lalu mengalir keatas dan tempatnya digantikan oleh udara yang lebih dingin. Sampai suatu ketika diangkasa tersebut terbentuklah bulir2x air yang namanya raindrops. Oleh dikarenakan adanya medan magnet diantara lapisan atmosfer dan bumi, maka terjadilan polarisasi pada raindrop tersebut. Nah setelah terjadi polarisasi itu sang raindrop mengelana kesana kemari dan tiba2x saja dihantam oleh angin yang bernama windgust yang menyebabkan dirinya terbelah menjadi raindrop negative dan raindrop positive. Raindrop positive ini memiliki masa yang lebih besar dan tambun dibandingkan yang negative. Oleh karena hal inilah raindrops yang tambun ini jatuh kebumi sedangkan yang lebih ringan tetap diangkasa dan bersatu dengan kawan2xnya yang senasib dan sepenanggungan. Setelah bertemu dan berkumpul dengan kawan senasib tersebut akhirnya mereka sepakat membentuk perkumpulan yang dinamakan Thunderclouds. Nama yang cukup menarik dan keren. Sang perkumpulan Thunderclouds inilah yang akan mengubah hidup pemuda bernama Gundala selamanya.

Alkisah thunderclouds ini sampai pula dipadang rumput dimana Gundala sedang menyebranginya ketempat tujuan. Yang unik dari Thunderclouds adalah dia selalu menimbulkan pasangannya yang positive di bumi. Kemanapun dia pergi disana juga ada pasangannya. Sampai suatu ketika setelah perkumpulan thunderclouds itu cukup besar dan jg pasangannya dbumi terjadi hal yang sama, akhirnya terbentuklah jurang diantara mereka yang cukup besar dengan nama beda potensial yang nilainya sampai jutaan volt. Oleh karena jaraknya yang jauh dengan permukaan bumi, medan listrik yang ditimbulkan pun tetap lebih rendah dari breakdown udara.

Kisahpun berlanjut. Pada saat itu discharge terjadi di thunderclouds dan meningkatkan muatan didalam thunderclouds. Setelah hal itu cukup banyak terjadi, akhirnya sang thunderclouds tersebut memutuskan untuk bersilaturahmi dengan pasangannya (si positive di bumi). Oleh karena adanya medan listrik, maka si discharge yang terjadi sebelumnya membentuk suatu panitia khusus yang disingkat pansus dengan tugas merintis sebuah jalur untuk menjembatani dengan pasangannya dibumi. Nama pansus tersebut adalah Step leader. Si step leader ini mencari jalannya menuju bumi dalam step kisaran 30-100 meter sekali melangkah. Arus yang dibawa oleh step leader ini kecil dan hanya sampai seratusan ampere saja. Nah oleh karena nature yang stochastic dan jg oleh karena mencari jalan dengan hambatan terkecil membuat step yang terjadi menjadi berbelok2x dan juga terkadang menyebabkan percabangan. Nah sampai suatu ketika sang step leader ini sampai kisaran seratusan meter diatas padang rumput tersebut. Pada saat itu sang step leader bingung arah mana yang terdekat yang akan ditempuh. Dan setelah melalui mufakat akhirnya mereka membentuk suatu bola dengan jari2x yang sesuai dengan banyaknya discharge yang nanti akan dibawa melalui saluran yang dibentuk step leader. Proses pencarian ini dibarengi dengan blunder yang dilakukan oleh Gundala.

Saat itu Gundala cukup lelah sehingga dia menguap sambil menggeliat dengan mengangkat kedua tangannya keatas. Pada saat itulah sang step leader mendapatkan ilham. Eureca.. akhirnya dengan daya pikat medan listrik yang cukup besar menyebabkan pasangan dari Thunderclouds yang positive di bumi untuk mendekati sang step leader. Tempat yang dilewati oleh sang positive adalah melalui kaki Gundala dan sampai keujung tangannya yang sedang menggeliat. Setelah diujung tangan Gundala, sang positive membentuk sejenis persekutuan seperti halnya thunderclouds dan mereka memberi nama Streamer. Streamer ini terbentuk terus dan akhirnya membentuk saluran menuju sang step leader. Dengan daya pikat dari medan listrik yang kuat oleh step leader akhirnya streamer sampai pula ke step leader dan mereka bersilaturahmi  dengan menyalurkan discharge current yang seratusan ampere tersebut dan sebagai balasannya sang positive jg menyalurkan dalam bentuk travelling wave yang sangat massive dengan kecepatan jauh lebih cepat dari si discharge current yang hanya 150 km/s. Nah kecepatan si travelling wave ini skitar setengah kecepatan cahaya yaitu skitar 150.000 km/s dan mereka cukup eksklusif dengan pemberian nama sendiri yaitu return stroke.

Kelakuan si return stroke ini sangat bengal dan begajulan. Oleh karena massivenya dan jg cepatnya, maka udara dijalur tersebut ditabrak2x yang menimbulkan luapan emosi sehingga meningkatkan suhu sampai 20.000 C dan memancarkan cahaya berwarna putih. Return stroke ini terjadi selama beberapa kali dengan jalur yang sama dan jg dengan arus kira2x 10000-100000 Ampere. Nah karena dalam bentuk travelling wave yang cepat yaitu sekitar 1.2 mikrosekon untuk mencapai nilai puluhan ribu ampere ini sehingga kenaikan suhu yang juga lebih panas dari permukaan matahari ini sangat cepat menyebabkan kenaikan tekanan udara yang namanya pressure secara tiba2x pula dalam waktu singkat. Kejadian inilah yang menyebabkan shock wave.

Ternyata kejadian itu semua dilihat oleh seseorang yang sedang duduk dipinggir padang rumput tersebut. Orang tersebut melihat kilatan cahaya dan selang beberapa waktu kemudian terdengar suara kencang yang biasa disebut orang thunder ato geledek nama lokalnya. Cahaya yang dilihat adalah ulah dari return stroke yang dinamakan petir oleh orang2x sekitar. Dari kenyataan ini dapat disimpulkan bahwa petir ini arahnya dari bumi ke atas dan bukan sebaliknya. Cabang2x dan zig-zag petir adalah hasil dari step leader diatas. Sedangkan thunder ato geledek merupakan shock wave yang terjadi pada saat petir itu menyambar. Kejadian yang dilihat oleh orang dipinggir padang rumput itulah yang merupakan saksi sejarah ketika Gundala pertama kali disambar petir yang ternyata karena kesalahannya menggeliat disaat yang tidak tepat.

Demikianlah hasil analisis dan perenungan saya mengenai bagaimana Gundala menjadi putra petir.

pesan kaki: sebaiknya jangan berdiri ditengah lapangan rumput jika sedang hujan dan disertai petir. ingat pesan ibu anda untuk berhenti bermain bola ketika sedang hujan.

Advertisements

4 Responses

  1. ck ck ck…
    pan… pan… kalo ngayal jgn susah2 dong…

  2. pan pan, gila lo jaman2 ujian sempet2nya bikin tulisan sepanjang ini, saloot..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: