My MsC Program

Menurut saya ada tiga alasan besar kenapa orang ingin melanjutkan kuliahnya diluar negeri, dalam kasus saya ke eropa, yaitu ingin meningkatkan kapasitas diri dalam bidang yang ditekuni sehingga meningkatkan peluang dari segi karir, ingin beristirahat sejenak dari rutinitas kerjaan dan kembali sibuk dengan rutinitas kuliah(atau bisa juga keluar dari kerjaan skarang) dan terakhir adalah ingin jalan2x dieropa :D. Inilah alasan2x gw ingin melanjutkan kuliah master saya. Bisa dilihat disini untuk lebih jauh.

Kuliah diluar negeri sistemnya menurut gw tetep sama aja kayak disini. Ada yang dua intake pertahun atau hanya setahun sekali. Yang dibicarakan disini adalah untuk winter semester yang akan dimulai pada akhir bulan agustus atau awal bulan september. Untuk intake pada semester winter ini pendaftaran sudah mulai dibuka dari akhir tahun sebelumnya. Misalkan untuk kuliah yang dimulai akhir agustus 2009 pendaftaran akan dimulai akhir tahun sebelumnya. Deadline untuk penyerahan dokumen juga berbeda-beda untuk setiap kampus. Tapi ada baiknya melihat syarat2x pada tahun sebelumnya. Kemungkinan tidak terlalu banyak perbedaan mengenai syarat-syaratnya. Untuk idealnya dokumen-dokumen sudah dipersiapkan mendekati bulan september-desember. (untuk TU Delft deadline adalah april 2009 dan mulai dibuka dari 1 Desember 2008).

Sekarang saya ingin menuliskan mengenai pengalaman saya dalam mencari kampus yang ingin saya tuju. Mungkin bisa dijadikan tips atau trik untuk tujuan studi kita.

Hal yang pertama kali adalah tentukan kita ingin melanjutkan studi dibidang apa? Apakah sama atau berbeda dengan bidang studi S1 kita. Jika sudah, carilah kampus-kampus yang memiliki jurusan yang membuka program studi yang kita tuju. Cari saja kampus-kampus terbaik pada bidang yang kita tuju. Untuk mengetahui peringkat-peringkat kampus terbaik ada sebuah lembaga yang banyak diakui yaitu, THES. Persentase terbesar yang dijadikan dasar oleh THES ini adalah interview dari orang yang kompeten dibidang tersebut ataupun juga dari para employer. Ini artinya jika suatu kampus yang memiliki peringkat tinggi di THES akan menjadikan kampus tersebut menjadi kampus yang diinginkan oleh employer untuk mempekerjakan lulusan kampus tersebut pada perusahaan mereka. Dengan kata lain peluang untuk mendapatkan pekerjaan juga meningkat (Myself opinion).

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan semua persyaratan untuk melamar kepada sekumpulan kampus2x target kita. Jika sudah semua, sebaiknya ditandai kampus mana yang mustahil untuk kita lamar. Sebaiknya memberikan prioritas untuk kampus yang memenuhi persyaratan kita. Ataupun jika kita menginginkan suatu kampus tapi syaratnya, misalkan memakai bahasa lokal sebagai bahasa pengantar, bisa ditanyakan apakah ada kemungkinan jika belum bisa bahasa tersebut mendaftar atau tidak. Kumpulkanlah semua persyaratan-persyaratan tersebut sehingga bisa mempermudah dalam pengecekan kelengkapan dokumen.

Ada beberapa persyaratan yang umum dan menurut saya harus dipersiapkan jauh2x hari yaitu: TOEFL, GRE, GMAT atau segala macam tes-tes potensi akademik yang lain. Akan tetapi TOEFL ataupun IELTS merupakan syarat yang pasti ada. Oleh karena itulah kita mempersiapkan untuk mengikuti TOEFL atau IELTS sehingga dapat memenuhi syarat yang diminta oleh kampus. Untuk tes TOEFL yang umum diakui adalah tes yang diadakan oleh ETS. Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil tes-tes diatas cukup lama dan oleh karena itulah persiapan untuk tes ini harus jauh2x hari. Perlu dicatat jangan terlalu jauh karena waktu berlaku yang umum disyaratkan adalah tanggal tes tidak lebih dari 2 tahun kebelakang.

Persiapan lain adalah motivation letter. Jika sudah mengetahui keinginan kita, maka kita tinggal menuliskan apa yang ada dibenak kita tersebut menjadi sebuah motivation letter.  Motivation letter yang saya buat diawali dengan sapaan kepada orang yang akan membaca motivation letter kita (bisa dengan Dear Sir/Madam) lalu diikuti memperkenalkan diri kita sendiri. Kemudian pada paragraph2x selanjutnya disesuaikan dengan persyaratan yang diminta kampus. Umumnya yang diminta adalah mengapa kita mau melanjutkan studi S2? Mengapa di Eropa? Mengapa di Belanda/Jerman/Inggris/Perancis?Mengapa di TU Delft/TU Muenchen? Kemudian diakhiri dengan harapan kita jika diterima dikampus tersebut dan sapaan penutup dengan ucapan terima kasih kepada pembaca. Ini adalah motivation letter yang secara umum diminta oleh kampus. Disinilah yang menurut saya menjadikan salah satu kunci keberhasilan kita untuk diterima dikampus tersebut.

Kunci keberhasilan lain yang tak kalah penting dan menurut saya sangat penting adalah surat referensi atau surat rekomendasi. Jika kita dapat surat referensi atau rekomendasi yang sakti (misalkan dari profesor kita yang terkenal dibidang yang kita tuju) maka kemungkinan kita diterima cukup menjanjikan. Akan tetapi bukan berarti mendapatkan surat rekomendasi sakti tersebut adalah perkara gampang. Karena jika mereka memberikan surat rekomendasi terhadap seseorang itu berarti memberikan kepercayaan terhadap kampus yang dituju tentang orang yang melamar tersebut. Jadi tidak sembarangan pak prof akan memberikan surat itu. Cara lain adalah mendapatkan dari dosen pembimbing kita ataupun ketua departemen jurusan kita. Jika berasal dari kampus yang cukup terkenal, misalkan ITB atau UI, kemungkinan mereka sudah mengetahui reputasi kampus tersebut dan sudah cukup untuk mendapatkan LoA.

Essay mengenai paper yang pernah dibaca ataupun tulisan mengenai rencana riset kita nanti sewaktu studi juga mungkin merupakan salah satu syarat dari suatu kampus. Seperti motivation letter, buatlah essay yang baik, mudah dimengerti dan jelas dalam tujuan dan isinya.

Sekarang jika semua dokume sudah terkumpul semua dan pembukaan sudah dimulai, maka daftarlah secara online. Setelah daftar online kita akan diminta untuk mengirim dokumen kita dalam bentuk hardcopy. Pastikan sudah lengkap semua dan salah satu perusahaan ekspedisi yang menjadi rekomendasi saya adalah DHL. Pengiriman ke eropa 3 hari kerja persis. Biaya yang dikeluarkan cukup mahal, untuk belanda sekitar 28 euro, skandinavia lebih mahal lagi bisa sampai hampir 60 euro. Akan tetapi jika tujuannya adalah kampus ada potongan dari DHL skitar 30%. Lumayan :D.

Pengiriman sudah selesai dan berarti tinggal menunggu pengumuman.

Hal yang sama pentingnya adalah pembiayaan. Jika self finance dan mampu tidak jadi masalah, akan tetapi kalau tidak punya duit maka beasiswa adalah satu2xnya andalan kita. Pencarian dan pendaftaran beasiswa sama pentingnya dan menurut saya sebaiknya paralel dengan pendaftaran kampus. Jika kita cukup pintar (cum laude) maka ada kemungkinan dapat tawaran beasiswa dari fakultas. Kalau pas-pasan kita haru melamar2x ke lembaga pemberi beasiswa. Ada keuntungan jika kita melamar kampus diawal pembukaan. Keuntungannya yaitu pengumuman akan lebih cepat. Jika kita diterima, LoA (Letter of Acceptance) dapat dipergunakan untuk meningkatkan peluang mendapatkan beasiswa kita. Ataupun bisa jadi LoA merupakan salah satu syarat dalam mendapatkan suatu beasiswa. Saran saya adalah segeralah mendaftar dan mengirim dokumen pada awal pembukaan. Selain kursi yang disediakan masih banyak juga menyediakan waktu bagi kita untuk melamar beasiswa.

Terakhir jika semua sudah dilakukan kita tinggal berdoa, banyak-banyak berbuat baik kepada orang lain supaya didoakan dan juga perbanyak ibadah :D. Minta doa kepada orang tua, kakak, adik, kakek, nenek, tante ataupun om kita. Insya Allah kalau niat kita baik untuk melanjutkan studi dikabulkan sama yang diatas.

Akhrinya pengumuman telah keluar. Ikuti prosedur-prosedur yang diperintahkan kampus serta beasiswa, jangan menunda-nunda pembuatan dokumen yang diperlukan dan terakhir persiapkan semua kebutuhan logistik. Cari info-info dari teman-teman disana mengenai penginapan, cuaca, makan, kerja part time, kebudayaan, gaya hidup, suasana belajar dan sebagainya. Yang pasti kebudayaan mereka berbeda dengan kebudayaan kita dan juga demikian dengan iklim studi. Persiapkan mental dan segalanya. Jika visa sudah jadi, logistik sudah siap, tiket sudah ditangan, jalan-jalan lah di indonesia. Kuliner dan kunjungi keluarga serta teman-teman. Cari makanan yang paling disukai kemudian buat foto2x tentang makanan itu dan nikmati dan hayati makanan tersebut. Belum tentu dalam setahun kita akan makan makanan itu lagi. Ok itu saja. Gut lak.

Advertisements