Golput atau Tidak

Pemilu presiden di Indonesia akan diselenggarakan dalam waktu kurang dari 2 bulan lagi. Ada tiga pasangan capres yang akhirnya mencalonkan diri. Pasangan yang pertama adalah JK-Wiranto, yang kedua adalah Mega-Prabowo dan terakhir adalah SBY-Budiono.

Menurut pendapat saya, setiap masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih sudah terdapat kecenderungan masing-masing untuk memilih satu pasangan ataupun kecenderungan memilih untuk golput. Ada berbagai macam alasan pada diri masing2x individu untuk memiliki kecenderungan tersebut. Selain memiliki alasan pada salah satu pasangan calon yang ada, menurut saya terkadang mereka juga memiliki pandanga2nx tertentu terhadap pasangan yang lain. Hal ini juga terjadi kepada para pemilih yang akhirnya bergabung dalam kelompok golput.

Pandangan-pandangan tersebut terkadang pandangan negatif terhadap pasangan calon tertentu ataupun semua calon yang ada. Saya yakin, kepada mereka yang memilih untuk golput memiliki pandangan bahwa seluruh calon yang ada tidak merepresentasikan calon pemimpin yang baik menurut mereka. Sudah tentu selain kelompok golput yang memiliki alasan2x tertentu, ada juga orang yang memilih golput karena alasan lain seperti malas, tidak peduli dengan hajatan ini, ataupun tidak terdaftar secara tidak sengaja. Akan tetapi saya ingin membahas mereka yang golput dengan memiliki pandangan bahwa semua calon yang ada tidak pantas untuk mencalonkan diri sebagai presiden atau wakilnya.

Saya memiliki sebuah pertanyaan kepada kelompok ini. Apakah alasan yang mereka punya benar adanya? Yang saya maksudkan, jika keputusan tersebut didasarkan rumor yang beredar dimasyarakat apakah sudah dicek kebenerannya? Apakah mereka sudah “mencoba” untuk mengenal mereka? Logika dan analogi yang saya pakai dalam pemilu presiden ini adalah seperti seseorang ketika ingin membeli sebuah barang, misalkan sebuah laptop, HP, Mobil, Motor, Tanah, Rumah dan sebagainya. Ketika seseorang ingin membeli sesuatu benda diatas, maka mereka akan meneliti merek2x yang populer dimasyarakat atau mencari produk yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Mereka berusaha mencari informasi sebanyak-banyaknya agar ketika akhirnya menjatuhkan pilihan mereka tidak salah dan puas. Demikian juga ketika akan memilih salah seorang calon pemimpin dinegeri ini. Apakah mereka golput setelah berusaha mengenali para calon? Ataukah hanya dengan data yang seadanya dan mungkind denger dari orang lain sehingga memutuskan golput? Apakah kita langsung tidak menjadi beli suatu barang setelah diberitakan hal yang tidak baik terhadap barang tersebut tanpa menelusuri kebenarnnya?

Ketika menjelang masa kampanye pemilihan presiden, maka akan ada pihak-pihak yang melakukan black campaign dengan menghembuskan rumor2x kepada masyarakat. Media adalah alat propaganda yang baik untuk hal tersebut. Propaganda seperti ini sudah sejak lama terjadi. Ambil saja contoh propaganda yang hebat dilakukan oleh jerman sewaktu perang dunia kedua.  Apakah informasi-informasi negatif yang ada dimasyarakat adalah benar informasinya dan apakah masyarakat itu sendiri sudah mengerti isi dari informasi tersebut?

Contohnya adalah informasi bahwa pasangan SBY-Budiono adalah pasangan yang neoliberal yang pro negara adi daya ataupun negara barat. Apakah kita sudah mengerti apa artinya neo liberal? Seperti apakah neo liberal tersebut? Mungkin banyak diantara kita yang tidak paham oleh informasi ini. Ketika ada suatu kebijakan pemerintah saat ini yang tampak tidak baik, bukankah akan muncul komentar-komentar dari kelompok yang besebrangan dengan pemerintah yang akan membesar2xkan hal tersebut lalu mengkaitkannya dengan yang lain? Ketika hal yang baik muncul, apakah akan diblow up seperti itu? Tampaknya tidak. Ini hanyalah salah satu contoh saja. Ada juga informasi yang negatif mengenai pasangan JK ataupun Megawati.

Saya sendiri tidak menyukai suatu kampanye yang selalu mengangkat-ngangkat kejelekan pasangan lawan. Hal ini terjadi di pemilu Amerika serikat. Selalu menjelek2xan apa yang telah dilakukan pasangan2x yang ada dahulunya. Ketiga pasangan ini pernah ada ditampuk kepimipinan puncak Indonesia dan jika saling menyalahkan maka ini merupakan suatu kampanye politik yang kurang sehat menurut saya.

Jadi kesimpulannya adalah apa yang kita dengar belum tentu benar. Apakah komentar para komentator adalah benar? Apakah yang kita simpulkan adalah benar? Yang pasti apapun pilihan kita, sebaiknya kita mengambilnya berdasarkan informasi yang benar-benar kita percayai dan ketahui. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan mengikuti acara2x yang isinya adalah pemaparan visi dan misi para calon presiden tersebut ataupun tanya jawab dan debat diantara mereka. Dari sana menurut saya kita akan mengetahui bagaimana kualitas masing2x capres tersebut. Bagaimana mereka menangani masalah yang diajukan para audiens ataupun moderator. Bagaimana cara mereka mendebat. Dari sana kita bisa lihat juga bagaimana kecerdasan para capres dalam menyusun strategi2x untuk kemajuan bangsa. Apakah mereka hanya menjual janji tanpa tahu cara menjalankannya secara praktis atau tidak.

Dua hari belakangan ini di TV One ada suatu acara yang bernama Presiden Pilihan. JK dan SBY sudah memaparkan visi dan misi ekonomi mereka dan juga menjawab pertanyaan2x para audiens. Malam ini akan diadakan acara yang sama dengan calon Megawati. Berdasarkan rencana acara disekitar pemilu presiden yang saya tahu adalah adanya debat para capres. Acara2x inilah yang sebaiknya kita tonton dan kemudian kita bisa membuat suatu pilihan yang tepat berdasarkan informasi yang kita anggap benar. Apapun pilihan kita, termasuk golput, sebaiknya merupakan pilihan yang bukan didasarkan dari black campaign, asumsi, berita, rumor yang kita dapat. Kenalilah dan buatlah pilihan untuk negara kita 5 tahun kedepan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: