Tentara vs Ibu-ibu

Gw punya kakak yang profesinya sbagai tentara dan ditempatkan di kodam II Sriwijaya. Nah berhubung dia seorang perwira, dia dapat mobil dinas dan seorang supir yang pangkatnya masih tamtama. Suatu hari tentara yang satu ini berangkat menuju batalionnya dengan menggunakan mobil pribadi tersebut. Setelah dekat dengan batalion si supir mulai memperlambat kendaraannya. Nah berhubung batalion tempat dia tugas ada di sisi sebelah kanan jalan, maka supir tersebut siap2x buat belok kanan buat nyebrang ke sisi jalan satunya. Sein sudah dinyalakan dan moncong mobil kijangnya udah keliatan mulai belok dan mulai lah menyebrang jalan tersebut pelan2x. Tapi tiba-tiba muncul motor berusaha nyalip dari kanan. Berhubung mobil dinas tentara tersebut sudah masuk ke lajur jalan yang berlawanan dan motor tersebut menghindar supaya gak senggolan, motor yang dikendarai seorang bapak2x dan ibu2x itu pun oleng dan masuk ke selokan. Disinilah mulai terjadi percakapan diantara sang perwira tentara yang rada jengkel dan kedua oknum pengendara motor tersebut dan ibu2x yang diboncengnya.

“Bapak tadi lihat mobil saya mau belok kanan?”

“Lihat pak”

“Lalu bapak juga lihat saya sudah kasih sein ke kanan?”

“Lihat pak”

“Bapak juga lihat kan mobil saya sudah mulai nyebrang?”

“Lihat juga pak”

“Lalu kenapa bapak nyalip dari kanan?”

“Yah namanya juga kecelakaan pak.” jawab bapak yang satu ini polos

Dengan muka nahan kesel dia bingung jawaban si pengendara motor yang satu ini. Dan sambil mencoba ngertiin keanehan yang terjadi, tiba-tiba ibu-ibu yang dibonceng si bapak ini nyeletuk.

“Bapak ganti dong motor saya yang rusak ini.”

“Lho kenapa saya yang harus ganti? Kan ibu liat sendiri suami ibu yang salah dan masuk ke comberan ini.”

“lho tapi kan gara2x ini motor saya rusak pak.”

“Eh bu, emangnya salah siapa motor ibu rusak gini?Siapa yang nyupir dan nyebabin motor ibu nyusruk kecomberan?suami ibu sendiri kan? Jawab sang tentara menahan amarahnya.

“Yah emang gini nasib orang kecil” jawab si ibu enteng dan pelan2x

“Lho kok bilang gitu, udah kita ke polisi aja. Kita selesaikan disitu dan ibu bilang ke polisi bisa terjadi kejadian aneh ini. Jangan sampe ibu bilang diluar bahwa tentara itu sewenang2x, seenaknya aja bertindak sama orang kecil. Udah jelas suami ibu yang salah minta ganti pula. Gimana ceritanya saya mau ganti?lha kesalahan aja ada sama suami ibu.” jawab si tentara panjang lebar dan jengkel luar biasa.

“Sudah lah pak, kalo gak mau ganti ya udah bilang aja gak mau ganti. Nasib orang kecil seperti saya emang begini. Selalu disalahkan.”

Akhirnya sang tentara dah gak bisa ngomong lagi sama si ibu2x ini. Dalem hatinya ngomong, ‘Dasar ibu2x, mulutnya dua cerewetnya setengah mati ma mikir gak pake otak’. Akhirnya si tentara manggil provost ke tkp.

“Pak urus nih mobil saya sama si ibu2x ini. Susah diurus, saya mau masuk kedalam” Akhirnya si tentara masuk kedalam dengan meninggalkan mobil sama si pengendara motor ma ibu2x tersebut.

(Udah salah ngeyel pula, dasar ibu2x)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: