Long Term Memory

Kmaren gw cari-cari informasi tentang cara otak kita ngerekam suatu kejadian tertentu dan nyimpannya sebagai memory. Gw nyari-nyari info yang satu ini karena gw ngerasa akhir-akhir ini semakin pelupa dan gak fokus. Kejadian-kejadian yang gw usahain untuk dihapal malah hilang ditengah jalan entah menguap kemana. Gw pikir kayaknya ada yang salah di otak gw dan perlu dicari permasalahannya. Ok untuk itu gw harus tau cara kerja si otak dalam menyimpan memory atau ingatan.

Ada beberapa tahap yang bisa dibagi-bagi disini. Tapi gw cukup ngelompokin kedalam dua golongan saja yaitu short term memory dan long term memory. Untuk yang kedua inilah yang biasa kita sebut sebagai ingatan. Lalu gimanakah cara kerja suatu kejadian direkam? Pertama kali kejadian disekeliling kita yang direkam oleh panca indra akan masuk ke otak dan ditafsirkan disana. Sebagian data ini akan hilang dan gak diproses sama skali. Akan tetapi pada suatu bagian dimana kita lebih fokus terhadap masukan melalui indra akan diteruskan kedalam suatu bagian sebagai Short Term Memory. Disini semua informasi dapat bertahan hanya dalam waktu sebentar. Ordenya hanya dalam second. dan kalau tidak ditransfer ke Long Term Memory maka informasi tersebut akan dibuang. Kapasitas penyimpanan pada Short Term Memory sangat terbatas yaitu sampai 7 item. Angka ini diperoleh melalui penelitian yang dilakukan oleh orang yang ahli dibidang psikologi.

Lalu jika informasi-informasi yang berada di Short Term Memory di transfer ke Long Term Memory maka akan menjadikannya sebuah ingatan yang permanen. Para ahli mengatakan bahwa kapasitas penyimpanan pada Long Term Memory sangat besar dan sampai saat ini tidak diketahui seberapa besar Data yang bisa ditampung. Menurut gw ini merupakan salah satu bukti maha sempurnanya penciptaan manusia dan tidak mungkin dapat dikatakan sebagai sesuatu yang kebetulan.  Ok sekarang kita kembali ke bahasan yang satu ini. Lalu kenapa ada orang yang ngerasa gampang lupa? (termasuk gw). Sampe disini gw masih gak nemu penjelasan kenapa gw bisa. Mari berlanjut kebahasan selanjutnya.

Hemm..kalo menurut gw disini ada yang salah sewaktu gw mentransfer informasi dari Short Term Memory (STM) ke LTM. Gw yakin perasaan gampang lupa terjadi karena ada suatu kesalahan dimekanisme ini. Ternyata ada istilah yang dikenal sebagai firing sewaktu transfer terjadi diantara syaraf tersebut. Yup, ini merupakan dugaan sementara gw dan gw cukup yakin disini salah satu masalahnya. Trus ada gak suatu makanan atau zat yang bisa meningkatkan proses firing ini? Ternyata ada yaitu suatu zat yang namanya L Glutamic Acid.  Zat yang satu ini ntah gimana cerita detailnya akan meningkatkan kejadian firing diatas. Yah gw anggap aja suatu black box dimana jika zat yang satu ini ditambahkan akan meningkatkan proses firing ini. Brarti masalah gw udah terpecahkan dong? Kayaknya masih ada deh yang bolong.

Sewaktu gw tulis diatas bahwa ada data yang dibuang oleh si STM dan tidak ditransfer ke LTM, gw mikir gimana caranya nih data bisa disimpen semuanya atau sebagian besar ke dalam LTM? Toh kapasitas database didalam LTM sangat luar biasa besar atau dengan kata lain potensi otak kita masih banyak yang belom disentuh. Ternyata proses transfer ini dapat dipengaruhi oleh input dari panca indra yang kita dapat dan berulang kali. Atau gampangnya untuk lebih mudah mengingat suatu kejadian, kita sebaiknya memanfaatkan semua informasi dari indera kita, Image, Suara, Rasa, Rabaan, Bau. Jika ini semua dikombinasikan akan mempermudah otak kita untuk menghubung2xkan kejadian terpisah tersebut kesuatu kejadian yang lebih fokus. Misalkan kita pengen mengingat suatu makanan, lalu untuk meningkatkan dan mempercepat informasi ini masuk ke LTM, kita dapat melihat tekstur makanan, membaui, meraba (kalo mungkin) dan mencicipi makanan tersebut sambil memperhatikan suara apa yang ada (misalkan lagu) sewaktu kita mencicipi. Menurut para akhli, hal ini akan meningkatkan daya tangkap kita atas kue tersebut. Ini sangat masuk akal dan bisa kita coba

Kondisi yang kedua adalah rehearse atau pengulangan. Sering kita untuk menghafalkan suatu nomor telepon kita akan mengulang2x beberapa kali sampai kita memindahkan kedalam catatan. Hal ini ternyata berpengaruh terhadap penyimpanan pada LTM. Sesuatu yang bisa gw dapetin disini dalam kasus belajar adalah kita harus mengulang2x supaya ilmu yang kita pakai bisa permanen di otak kita. Selain itu variasi yang berhubungan dengan soal tersebut akan lebih meningkatkan pemahaman kita disini. Jadi kalo dulu disuruh guru ngerjain sesuatu, sebaiknya kita melakukannya karena dengan demikian akan membantu untuk menaruh teori tersebut kedalam LTM. Nah kalo dah masuk ke LTM, tenang lah kita karena info itu permanen :D.

Hemm.. ternyata secara teori otak kita itu punya potensi yang sangat luar biasa. Cuman caranya saja yang kita belum tau. Jika kita dah tau, seharusnya kita jg jadi manusia yang sangat potensial. Yah ini khan baru teori. Tapi gw percaya hal itu karena di Al Quran sendiri disebutkan bahwa manusia diciptakan dengan sempurna, makanya gw ndak percaya kalo semuanya terjadi secara kebetulan. Mungkin juga proses kejadian manusia itu terjadi secara bertahap akan tetapi tetap itu semua atas kehendakNya. Kalo ternyata ada masalah di firingnya, ditambah aja zat L Glutamic Acidnya trus mengubah kebiasaan gw dalam belajar. Yup ini mungkin akan meningkatkan kemampuan dan kapabilitas gw or kita sebagai manusia. 😀

Bom di Gambir

Ini merupakan kejadian dalam hidup gw yang paling mengagetkan. Ini gara2x pas smalem gw pulang kantor ternyata malah jadi saksi isu bom digambir. Nah yang bikin ngagetin adalah gw jadi penonton di front row di tkp hehehe.

Nah perjalanan malem itu dimulai setelah shalat maghrib teng dari kantor di cengkareng. Dengan perut laper akhirnya perjalanan panjang itu dimulai. Gw dah seneng aja kmaren itu, udah jalanan cukup lancar trus dapet lampu hijau terus pula. Jadilah waktu lewat roxy jam digital yang ditaruh diatas baliho masih menunjukan angka 18:xx. Ini tanda-tanda bakalan sampe rumah cepet, bisa nonton tv, santai2x sejenak, baca buku, ngobrol2x dsb dsb. Tapi ini smuanya masih diangan2x karena penghambat terlama justru ada di lampu merah di skitar gambir yang notabene gak pernah jadi penghambat dalam perjalanan.

Pas abis muter dari jalan medan merdeka selatan di gambir, akhirnya skitar 200meter lagi gw ngelewatin lampu merah disana yang lagi nyala hijau. Jadi gw dah seneng aja rencana kegiatan dirumah bakal terselenggara. Tapi tiba-tiba beberapa anggota brimob dengan senapan serbu yang disandangnya lari-lari ketengah pertigaan dan nyuruh supaya polantas nyetop smua mobil. Ternyata mobil yang dari arah pintu depan stasiun gambir dah distop dari jarak skitar 50 meter dari lampu merah dan gw sendiri yang dah kira2x lewat 3 meter dari marka jalan lampu merah gw dan sebuah mobil kijang biru distop mendadak dan kita disuruh mundur. Si polantas bilang ada bom yang mau dijinakin. Yang kliatan dari si polantas ini adalah wajah panik dia dan dengan sabar ngeladenin stiap pertanyaan pengemudi yang ada. Wah gw dapet posisi front row. Mantab lah bisa ngeliat ini semua. Orang pada lari2x atau ngeliat dari jarak cukup jauh. Sedangkan gw duduk diatas motor bisa ngeliat dengan jelas semuanya 😀

Kemudian mulai terdengar melalui mikrofon seorang polisi menghitung mundur dari 5. Setelah di angka nol tiba2x kedengeran suara ledakan yang cukup keras. Mungkin dengan kekuatan 3x petasan teko. (kenangan masa kecil hehehe). Ternyata meskipun dah diitung mundur tetep aja kedengeran mantab tuh suara n bikin kaget.

Setelah kira-kira 5 menitan polisi mondar-mandir akhirnya mereka ngejalanin lagi lalu lintas yang ada. Pengalaman ngeliat kejadian teror life langsung dengan mata kepala sendiri. Pengalaman yang cukup aneh.Hehehe..